Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Penerimaan CPNS
Senin, 06 Desember 2010 17:30
Starberita - Medan, Pemerintah diminta meninjau ulang penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk seluruh kabupaten kota yang ada di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Passalnya rekrutmen CPNS jangan hanya berpedoman kepada formasi, namun lebih mendekatkan kepada kebutuhan yang diperlukan oleh pemerintah tersebut.
“Selama ini fakta di lapangan penerimaan CPNS untuk seluruh kabupaten kota hanya berdasarkan formasi, namun bukan melihat keperluan apa yang dibutuhkan di kantor tersebut. Hal ini sama saja hanya meningkatkan anggaran rutin kepada pegawai,”ungkap Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara, SuheriHarahap, Senin (6/12).
Suheri mengatakan,kepala daerah seharusnya bijaksana dan arif dalam menyikapi penerimaan CPNS yang diadakan setiap tahunnya. Jangan hanya ikut-ikutanmelakukan rekrutmen tanpa melihat jurusan apa yang dibutuhkan oleh pemerintah. Seleksi CPNS harus benar-benar ada manfaatnya untuk masyarakat.
Ia menambahkan, yang perlu dilakukan kepala daerah adalah bagaimana caranya untuk meningkatkan kinerja aparatur negara yang sudah ada, dan bukan hanya rekrutmenCPNS yang nantinya hanya membuang-buang anggaran.“Kita harapkan rekrutmen CPNS itu ada manfaatnya untuk pelayanan masyarakat. Kalau memang tidak perlu, maka kepala daerah sebaiknya menolak penerimaan CPNStersebut,” ucapnya.(ARD/MBB)
Sumber : http://www.starberita.com
Komisi C DPRD Medan Desak Poldasu Memberitahukan Hasil Labfor Pasar Sukaramai
Jumat, 03 Desember 2010 15:47
Starberita - Medan, Pihak kepolisian harus segera mungkin mengeluarkan hasil pemeriksaan terbakarnya Pasar Sukaramai dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polisi Daerah Sumatera Utara (Poldasu), agar semua polemik yang berkembang ditengah-tengah masyarakat bisa terjawab.
________________________________________
Menurut Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Hasyim SE, hasil Labfor dari pihak kepolisian sangat membantu untuk mengusut tuntas awal mula terbakarnya Pasar Sukaramai. Pasalnya sampai saat ini, belum ada yang mengetahui dengan pasti penyebab terbakarnya lahan bagi para pedagang dipasar tersebut.”Pihak kepolisian harus segera mengeluarkan hasil labfor biar masalah yang berkembang bisa segera teratasi,” katanya.
Maka dari itu, sambungnya Komisi C DPRD Kota Medan mendesak pihak Labfor Poldasu untuk segera mungkin mengeluarkan hasil labfor penyebab kebakaran Pasar Sukaramai, yang membakar sekitar 431 kios beberapa bulan lalu.
Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Ikrimah Hamidi beberapa waktu lalu mengatakan, agar pihak kepolisian segera mungkin mengeluarkan hasil labfor dan menginformasikan kepada masyarakat, agar masyarakat mengetahui penyebab kebakaran Pasar Sukaramai.
Hasil Labfor, sambungnya, sangat menentukan upaya yang akan dilakukan untuk kedepannya. “Apa itu merupakan unsur kesengajaan atau karena bencana alam, kita tunggu hasil labfor pihak kepolisian. Kalau memang ada unsur kesengajaan, pihak kepolisian harus segera mengusut tuntas masalah ini.
Sementara itu, Kepala Poldasu, Irjen Pol Oegroseno beberapa waktu lalu mengatakan, hasil Labfor tidak bisa dipublikasikan, itu hanya untuk kepentingan peradilan di persidangkan.(AKB/MBB)
Sumber :http://www.starberita.com











